oleh : Ahmad Maalika Mulki

Aksi Baik Babel, ketika melihat hal ini di media sosial pada Desember 2016, hati saya langsung tertegun. Hal ini sendiri membuat saya penasaran dan berpikir “woah, budak Babel sekarang keren”, “apa sih yang mereka bakal lakukan nanti” dan “ah, kalau pulang mau ikutan ah”. Dan ternyata saya memang diberi jalan untuk pulang ke kampung halaman, ke Pangkalpinang, Bangka Belitung. Beberapa minggu setelah saya menginjakkan kaki ditanah kelahiran ibu dan adik perempuan saya, ada sebuah pemberitahuan bahwa komunitas yang jadi pikiran saya sebulan yang lalu itu sedang membuka rekrutmen untuk bergabung sebagai volunteer. Tanpa pikir panjang, saya langsung mengklik link untuk menuju formulir pendaftaran online tersebut. Dan beberapa hari setelah itu saya langsung terkejut karena mendapat pemberitahuan bahwa saya diundang untuk menemui para penggagas Aksi Baik Babel untuk melakukan sedikit interview.

Setelah melewati proses interview, saya diundang datang pada hari minggunya untuk membantu ABB (singkatan Aksi Baik Babel) dalam melaksanakan program pertama mereka, Geser Buku dan Pembangunan sebuah perpustakaan di Kurau Timur. Setelah mendapat informasi dari para anggota, bahwa mereka hampir selesai dengan program Geser Buku mereka. Geser Buku merupakan sebuah program yang mengumpulkan buku dari masyarakat Bangka Belitung terkhusus Pangkalpinang dengan tujuan untuk diberikan kepada Perpustakaan di Kurau Timur. Minggunya, saya datang lebih awal untuk menunjukkan ketertarikan dan keinginan saya dalam membantu komunitas ini. Ternyata ada banyak yang ikut bergabung dalam komunitas ini dan setelah mendengar percakapan mereka sebelum keberangkatan, bisa dipastikan mereka adalah anak muda yang terbiasa aktif diberbagai kegiatan.

Pada minggu itu kami memulai kunjungan pertama kami secara resmi ke perpustakaan yang menjadi projek kedua dari ABB. Kunjungan demi kunjungan kami lakukan untuk membantu merenovasi dan membersihkan perpustakaan tersebut untuk menjadi lebih indah dan lebih nyaman digunakan sebagai ruangan untuk membaca. Dalam berbagai kunjungan tersebut kami juga merencanakan sebuah acara sebagai peresmian dari perpustakaan ini yang oleh pihak desa disebut Perpustakaan Gempita. Persiapan yang kami lakukan antara lain, dekorasi perpustakaan yang meliputi perbaikan atap, pengecatan dan hal hal pendukung lainnya. Selain itu kami juga membuat sebuah pertunjukan bakat dari perwakilan anak anak di desa Kurau Timur antara lain vocal grup, tari, pembacaan puisi dan dakwah.

Alhamdulillah pada tanggal 26 Februari 2017, Perpustakaan Gempita yang terletak di Desa Kurau Timur, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah tersebut akhirnya diresmikan. Perpustakaan pun berhasil direnovasi sesuai waktu yang telah ditentukan. Yang menarik dari sini adalah ternyata tidak hanya kami dan pera petinggi desa yang tertarik dalam pembangunan perpustakaan tersebut. Tapi masyarakat sekitar juga sangat antusias dalam menyambut dan membantu kami, sehingga perpustakaan yang sebelumnya kurang terurus menjadi sangat indah dan nyaman untuk digunakan sebagai tempat membaca dan belajar. Tidak lupa pula dukungan dari para pejabat pemerintah sekitar, hal tersebut terbukti dengan datangnya Bapak Kepala Dinas Arsip Perpustakaan Bangka Tengah dan perwakilan dari anggota DPRD Komisi 2.

Tidak terasa dua bulan berjalan untuk proses pembangunan perpustakaan ini. Waktu yang sudah kami lewati untuk berkunjung ke desa Kurau Timur tidak terasa, bahkan sangat singkat. Jalan yang kami lewati setiap minggu dalam menempuh Pangkalpinang- Kurau bahkan tidak membuat kami lelah. Hal itu semua terbayar dengan perpustakaan yang kini berdiri di desa Kurau Timur yang kami rasa akan sangat bermanfaat kepada anak anak sekitar desa. Saya sangat berterima kasih kepada para penggagas ABB. Karena tanpa mereka, kami sebagai volunteer mungkin tidak akan merasakan kepuasan yang sangat berfaedah ini. ABB dengan slogannya “Yoh gerek kapan agik” sampai sekarang masih mengajak para kawula muda Bangka Belitung untuk bergerak, aktif dalam berbagai kegiatan positif bahkan yang terkecil sekalipun demi mengembangkan dan mewujudkan Bangka Belitung menjadi lebih baik. Karena, kalau bukan dimulai dari sekarang, kapan agik?

Komentar

komentar

Temukan kami di:

"Yoh Gerek, Kapan Agik"

Aksi Baik Babel adalah komunitas yang berbasis pendidikan dan sosial yang berfokus menyalurkan aksi baik untuk Bangka Belitung.

HUBUNGI KAMI











2017 © Komunitas Aksi Baik Babel

Pin It on Pinterest

Share This
%d bloggers like this: