oleh : Alfin Dwi Rahmawan

Menjadi tenaga pengajar muda tidak pernah terpikirkan sebelumnya, Dengan ilmu kami yang dapat dikatakan belum mempuni tapi kami mencoba untuk berbagi. Desa kurau, desa pertama tempat kami mengabdi selama satu tahun terakhir untuk berbagi ilmu bersama anak-anak dan masyarakat desa disana. Berbekal niat demi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa kami mencoba menginspirasi, melalui langkah nyata di dunia pendidikan. Menjadi tenaga pengajar muda bukanlah suatu pengorbanan, tapi merupakan penghormatan.

Kami disini bukan hanya mengajar, tetapi kami berinteraksi mencoba menyelami lebih dalam kehidupan anak anak bangsa. Mencoba memberi inspirasi kepada mereka, ilmu kami boleh belum mempuni tapi dengan niat yang tulus kami dapat berbagi ilmu yang insyaallah akan berguna bagi mereka kelak.

Bagi teman-teman yang merasa tidak mampu tapi berkeinginan kuat untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan, sangat disarankan untuk mengikuti program ini. Di dalam program ini lah kita mulai belajar untuk terus berkembang dengan belajar dari pengalaman-pengalaman yang kita alami selama program ini berjalan. Jadi tunggu apalagi? Yoh Gerek Kapan Agik!

Komentar

komentar

Temukan kami di:

"Yoh Gerek, Kapan Agik"

Aksi Baik Babel adalah komunitas yang berbasis pendidikan dan sosial yang berfokus menyalurkan aksi baik untuk Bangka Belitung.

HUBUNGI KAMI











2017 © Komunitas Aksi Baik Babel

Pin It on Pinterest

Share This
%d bloggers like this: