Oleh: Iptah – Divia – Mazdha

Hallo Seperadikk, pada tanggal 1 Desember 2018 kemarin Aksi Baik Babel diundang untuk mengikuti rangkaian peringatan International Day of People with Disability. Kegiatan ini dilaksanakan di Sungailiat, salah satu kabupaten di Provinsi Bangka Belitung yang terkenal dengan keindahan pantainya. Kegiatan ini digagas oleh Komunitas Pondok Lentera yang diketuai oleh Dwi Kurniawan, beranggotakan anak-anak muda Bangka yang berkuliah di Jogja dan Bandung. Tema yang diusung pada kegiatan ini adalah “Menjadi Lingkungan yang Ramah Bagi Penyandang Difabel (Tangguh, Mandiri, dan Cerdas Memilih)”.

Kegiatan ini adalah kegiatan ramah difabel skala global pertama yang diadakan di Sungailiat atau bahkan di Bangka Belitung. Jumlah pesertanya hingga 121 orang dari SD hingga SMA lho sobat. Eits tapi teman-teman Komunitas Pondok Lentera tidak sendirian juga dalam mengurusi kegiatan ini, Komunitas Lentera juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten Bangka, RRI Sungailiat, 30 tenaga pengajar dan teknis, serta SLBN di Sungailiat itu sendiri. Luar biasa yaa.

Tujuan utama dari kegiatan adalah meningkatkan kepedulian akan eksistensi dari anak-anak dengan disabilitas yang ada di Provinsi Bangka Belitung. Selain itu untuk anak-anak penyandang disabilitas tersebut juga diberikan kesempatan untuk menunjukkan karya mereka baik dalam bentuk seni menggambar, hias, serta pertunjukan bakat-bakat seperti menyanyi dan membaca puisi. Kegiatan in pun secara langsung menghadirkan atmosfir positif dimana anak-anak bisa berinteraksi dan berkenalan dengan orang-orang baru, terlebih karena diadakan pula talkshow yang menghadirkan psikolog serta perwakilan komunitas penyandang tuna netra. Talkshow tersebut berhasil menginspirasi tamu undangan yang hadir dan berujung pada sesi penandatanganan petisi di kain putih yang bertuliskan “KITA SEMUA SAMA”.

Komunitas Pondok Lentera berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi awal yang baik bagi kegiatan-kegiatan ramah difabel yang rencananya akan diadakan lagi di waktu yang akan datang. Komunitas ini memiliki visi untuk membantu masyarakat untuk dapat lebih bijak dalam menyikapi isu disabilitas, sehingga anak-anak ini pun dapat lebih mudah untuk mengenal dunia luar, dan berinteraksi sebagaimana normalnya orang lain. Komunitas Pondok Lentera turut berpesan kepada masyarakat agar tidak membeda-bedakan anak-anak penyandang disabilitas ini dengan anak-anak lainnya. Tidak memberikan respon-respon dengan gestur mencomooh atau hal-hal negatif lainnya. Anak-anak tersebut juga memiliki potensi positif juga sebagaimana anak-anak yang tidak memiliki disabilitas, meskipun memiliki kekurangan, sebagimana anak-anak lain, pasti juga memiliki keunikan dan kelebihannya juga.

Komentar

komentar

Temukan kami di:

"Yoh Gerek, Kapan Agik"

Aksi Baik Babel adalah komunitas yang berbasis pendidikan dan sosial yang berfokus menyalurkan aksi baik untuk Bangka Belitung.

HUBUNGI KAMI











2017 © Komunitas Aksi Baik Babel

Pin It on Pinterest

Share This
%d bloggers like this: